Logo Merck KGaA
Informasi
X


Merck4Food

29-Oct-2009

Test Kit untuk Pengujian Kontaminasi Pangan

 

Bisnis unit Food & Environmetal Analysis adalah salah satu bisnis unit di dalam PT Merck Tbk, Chemical division yang produksinya ada di Jerman, mempromosikan dan menjual produk-produk berupa alat uji kimia di air dengan menggunakan Metode Rapid Test atau Metode Quick Analysis, baik pengukuran/pembacaan secara visual (tanpa Instrument) maupun digital (dengan instrumen).

Dari sekian banyak produk dan aplikasi dari bisnis unit tersebut adalah aplikasi Food Screening atau populer dikenal dengan istilah Food contamination test kit atau Food Security Control. 

Aplikasi Food Security Control terdiri dari beberapa parameter utama, yaitu Arsenic, Cyanide, Nitrite, Formaldehyde, dan Lead. Pertimbangan utama pemilihan parameter tersebut tidak lain adalah dikarenakan tingkat toksisitas dari parameter-parameter tersebut, yang mana beberapa diantaranya memiliki tingkat toksisitas yang sangat tinggi.

Food security kit sangat dibutuhkan oleh instansi-instansi terkait, karena test kit-test kit tersebut mampu mendeteksi secara cepat adanya zat-zat  yang ingin di analisa di dalam sampel makanan dan minuman yang berpotensi untuk memberikan ganguan kesehatan bagi yang mengkonsumsinya bahkan bisa menyebabkan kematian.

Food security kit dapat digunakan oleh siapa saja dan dipakai dimana saja, sehingga dengan kecepatan, kemudahan & mobilitas itulah maka food security kit dari Merck menjadi pilihan bagi instansi yang berwenang dalam rangka keamanan VIP (Very Important Person) maupun VVIP (Very Very Important Person).

Food Security kit dirancang sebagai screening kit atau alat pemeriksaan/pendeteksian awal, dengan pembacaan secara visual, yaitu dengan membandingkan warna yang terbentuk dari hasil reaksi antara sampel dengan pereaksi siap pakai dengan rangkaian beberapa warna standard-nya, maka hasil yang didapat adalah merupakan hasil pendekatan antara nilai yang sebenarnya dengan nilai standar yang ada, sehingga dari temuan awal tersebut, selanjutnya harus dilakukan identifikasi atau pengujian lanjutan dengan  metode persiapan sampel (sample preparation) dan metode analisa yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Berikut adalah informasi mengenai parameter-parameter utama dari Food Security Kit :

 

  1. Arsenik

 

Arsenik terdiri dari As6+ (Pentavalen arsenic ) dan As3+ (Trivalent Arsenic).  As6+ banyak ditemukan di bagian permukaan dari suatu air permukaan (karena telah teroksidasi) sedangkan As3+  banyak di temukan di bagian dasar dari suatu air permukaan.

Arsenik bersumber dari alam, terutama dari batuan dan juga limbah dari kegiatan industri yang menggunakan arsenik sebagai bahan pencampur pada beberapa industri seperti : transistor, laser, semikonduktor, glass, tekstil, keramik, lem logam, pengawet kayu, pestisida, farmasi dan bahan peledak. 

 

Di dalam makanan, keberadaan arsenik sering di temukan di daging unggas,  ikan dan produk laut lainnya, begitu juga di sayur mayur.

 

Arsenik yang terikat dengan garam dan larut dalam air akan dengan cepat terserap oleh organ bagian dalam, untuk kemudian akan mengendap di hati, ginjal, paru-paru,  limpa  dan kulit.

Baku mutu Arsenik di dalam air minum berdarkan Kepmenkes 907 tahun 2002 dan WHO adalah sebesar 0,01 mg/l As.

Merckoquant® Arsenic test (no.katalog 117927.0001) dari Merck mampu mengukur konsentrasi Arsenik di dalam air dengan kadar  0,005 – 0,5 mg/l As

 

  1. Sianida

Sianida adalah zat yang secara alami ada di alam karena suatu aktifitas metabolisme dari tumbuhan (synthesise cyanoglycosides) dan mikroorganisme (cyanobacterium Anacystis nidulans dan bacterium Chromobacterium violaceum). Namun begitu, beberapa kegiatan industri juga menggunakan sianida sehingga dari limbah yang terbentuk juga bisanya masih mengadung sianida, seperti : ekstraksi batuan untuk mendapatkan emas dan perak menggunakan sodium cyanide, juga pabrik baja, pelapisan logam dan industri bahan kimia.

Pada makanan, sianida sering ditemukan pada almond hijau dan singkong.

Sianida memiliki tingkat toksisitas yang tinggi, sianida dengan cepat akan terserap oleh organ dalam tubuh, dan bagi yang sering mengkonsumsi singkong tanpa pengolahan yang tepat, akan cenderung mendapatkan masalah dengan thyroid dan sistem saraf.

Baku mutu Sianida di dalam air minum berdasarkan Kepmenkes 907 tahun 2002 dan WHO adalah 0,07 mg/l CN .

Aquaquant® Cyanide test (no. katalog 114417.0001) dari Merck mampu mengukur konsentrasi sianida di dalam air dengan kadar  0,002 – 0,3 mg/l CN

 

  1. Nitrit

 

Nitrit merupakan zat yang secara alami ada dari siklus nitrogen di alam, namun begitu nitrit juga ada di alam akibat kegiatan pertanian (penggunaan pupuk) dan bahan peledak.

Pada makanan, nitrit sering di temukan pada sayur mayur dan daging olahan.

Kandungan nitrit yang berlebih di dalam tubuh (terutam anak-anak dan wanita hamil) akan menyebabkan apa yang dinamakan methaemoglobinaemia.

Baku mutu Nitrit di dalam air minum berdarkan Kepmenkes 907 tahun 2002 dan WHO adalah 3 mg/l NO2 .

Aquaquant® Nitrite test (no. katalog 114424.0001) dari Merck mampu mengukur konsentrasi nitrit di dalam air dengan kadar  0,1  – 2 mg/l NO2

 

 

  1. Formaldehid

 

Formaldehyd atau yang lebih sering di sebut formalin adalah larutan yang tidak berwarna, berbau menusuk, dan merupakan bahan kimia yang banyak digunakan di industri tekstil, kayu lapis, pengawet produk kosmetika, dan pengawet mayat.

Belakangan,  oleh orang yang tidak bertanggung jawab,  formalin telah disalahgunakan untuk mengawetkan beberapa produk makanan seperti ikan, mie, baso, tahu, dan lain-lain.

Jika formalin ini terhirup, maka akan menyebabkan iritasi pada hidung dan tenggorokan.  Jika mengenai kulit akan memerah, mengeras dan pada akhirnya akan mati rasa.  Jika mengenai mata akan menyebabkan iritasi pada mata, dan jika tertelan: mulut, tenggorokan dan perut akan terasa terbakar.

Menurut Menkes 1168/Menkes/PER/X/1999 maka formalin dan methanil yellow merupakan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang dilarang, sehingga kandungannya di produk harus negatif.

Aquamerck® Formaldehyde test (no. katalog 108028.0001) dari Merck mampu mengukur konsentrasi formaldehyde di dalam air dengan kadar  0 – 1,5 mg/l HCHO. (fp/ft) 

 

kembali

© Merck KGaA, Darmstadt, Jerman, 2010

x

Selamat Datang di Merck Chemicals

 

Latinamerica Northamerica

Mohon pilih negara Anda:

Amerika Utara

Amerika Latin

Eropa

Afrika

Asia / Pasifik

Semua negara dari A hingga Z

Jika Anda tidak dapat menemukan pilihan negara Anda, mohon klik disini.

Pesan penting


Saat ini tidak memungkinkan untuk memesan produk-produk Bioscience bersamaan dengan produk Merck lainnya. Kami menyarankan untuk melengkapi pesanan Anda saat ini terlebih dahulu.

Apakah Anda ingin memproses tanpa melengkapi pesanan Anda saat ini? Jika demikian, hal ini akan mengosongkan keranjang belanja Anda.